logo-responsive

PEMILIHAN KOORDINATOR WIDYAISWARA PADA BALAI DIKLAT KEAGAMAAN BANJARMASIN (Masa Bakti 2018 – 2020 )

Pada tanggal 21 juni 2018, seluruh Widyaiswara ( WI ) pada Balai Diklat Keagamaan ( BDK ) Banjarmasin mengadakan rapat pemilihan Koordinator Widyaiswara masa bakti 2018 – 2020. Pemilihan ini dilakukan karena Pengurus koordinatoriat Widyaiswara masa bakti 2016 – 2018 telah berakhir masa baktinya.

 Koordinatoriat widyaiswara dibentuk sebagai mitra manajemen Balai Diklat Keagamaan. Tugas koordinatoriat adalah memfasilitasi widyaiswara dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dan membantu kepala Balai Diklat Keagamaan dalam menjalankan tugas dan fungsinya, baik dalam hal manajemen maupun kediklatan .Selain itu, koordinatoriat juga memberikan pelayanan kepada pihak pusdiklat dan badan diklat dan litbang dalam hal penyedia data widyaiswara di balai diklat keagamaan.

Pengurus Widyaiswara masa bakti 2016 – 2018 Syaifullah, M.Pd  didampingi oleh Drs. H. Ahmad Zakariya, M.Pd ( Wakil ketua ), Drs. H. Mansur, M.Pd.I ( Sekertaris ), Kepala BDK Banjarmasin Drs. H. Humaidi, MAP ( Penanggung jawab ), serta seluruh pengurus koordinatoriat WI dalam Laporan Pertanggung Jawaban Koordinatoriat WI menyampaikan capaian – capaian pelaksanaan tugas koordinatoriat WI masa bakti 2016 – 2018 serta hal – hal lain yang belum tercapai atau perlu untuk dievaluasi dan diprioritaskan untuk masa bakti berikutnya.

Untuk dikatahui bahwa tugas widyaiswara dibagi menjadi tiga unsur; unsur utama, unsur penunjang, dan pengembangan profesi. Unsur utama terdiri atas pendidikan dan pelatihan untuk pengembangan kompetensi widyaiswara dan melaksanakan tatap muka atau melaksanakan dikjartih. Unsur penunjang yaitu kegiatan yang mendukung dalam pengembangan kompetensi widyaiswara seperti seminar dan workshop. Sedangkan unsur pengembangan profesi adalah pengembangan kompetensi widyaiswara dalam membuat karya tulis ilmiah. Untuk melaksanakan tugas tersebut perlu dibentuk sebuah organisasi widyaiswara yang disebut dengan koordinatoriat widyaiswara dan diketuai oleh koordinator.

Kepala BDK Banjarmasin Drs. H. Humaidi, MAP yang juga menjabat Penanggung jawab Pengurus Koordinatoriat Widyaiswara didampingi juga oleh Drs. Muhran ( Kasi Diklat TPPK ) dan Dra. Erna Zainah, MM ( Kasubbag TU )  dalam sambutannya mengharapkan agar pada masa bakti berikutnya para pengurus yang nantinya akan dipilih akan meningkatkan kerjasama, pengembangan, dan koordinasi serta sinergis dengan seluruh elemen dan unsur manajemen BDK Banjarmasin.

Pemilihan Pengurus WI masa bakti 2018 – 2020 kali ini dilaksanakan secara langsung, terbuka, rahasia, dan penuh dengan nilai – nilai demokrasi yang diikuti oleh 19 orang widyaiswara ( 2 orang WI tidak hadir karena sakit di RS dan tidak ditempat ). Dari usulan seluruh WI yang hadir pada rapat kali ini untuk pengurus masa bakti berikutnya, maka berdasarkan hasil perhitungan 3 suara terbanyak yaitu H. Yasir Arafat, S.Pd. M.Pd ( 9 suara ), Mahyudinnor, S.Pd. M.Ed ( 6 suara ), dan Asyari, S.Pd ( 4 Suara ). Berdasarkan hasil penghitungan suara tersebut maka dapat disetujui dan disepakati susunan pengurus Koordianatoriat Widyaiswara BDK Banjarmnasin masa Bakti 2018 – 2020 sehingga  ditetapkan sebagai Ketua / Koordinator H. Yasir Arafat, S.Pd.M.Pd dan Mahyudinnoor, S.Pd. M.Ed sebagai Wakil Ketua

Kita semua berharap agar para pengurus yang baru ini nantinya akan lebih bisa meningkatkan kualitas dan pengembangan WI, serta meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan seluruh pihak baik internal / manajemen BDK Banjarmasin maupun, Balitbang Pusat, Kemenag pusat dan kab / kota serta unsur – unsur terkait lainnya dalam rangka suksesnya mengemban tanggung jawab dan pelaksanaan tugas, pokok dan fungsi Widyaiswara