logo-responsive

DDWK – Diklat Teknis Subtantif Penyuluh Agama Non PNS di Kab. TABALONG ( KAL-SEL )

        Kegiatan diklat di wilayah kerja ( DDWK ) kembali dilaksanakan oleh Balai Diklat Keagamaan ( BDK ) Banjarmasin, kali ini DDWK dilaksanakan diwilayah kerja Kantor Kementerian Agama Kab. Tabalong. Diklat yang diselenggarakan yaitu Diklat Teknis Subtantif Penyuluh Agama Non PNS di Kab. Tabalong. Diklat ini diikuti sebanyak 36 orang peserta dari 12 Kecamatan, yaitu Kecamatan Muara Uya, Bintang Ara, Tanjung, Jaro, Haruai, Banua Lawas, Kelua, Upau, Pugaan, Tanta, Murung Pudak, Muara Harus, 

 

            Acara pembukaan diklat ini dilaksanakan pada hari Senin tanggal 04 September 2018 di Aula Kantor Kemenag Kab. Tabalong. Acara pembukaan ini dihadiri selain peserta dan panitia diklat, juga dihadiri oleh sebagian pejabat struktural serta ASN di Kantor Kemenag Kab. Tabalong . Bp. Samadi,S.Pd.I dari Tim BDK Banjarmasin menjadi pembawa acara, membuka acara pembukaan ini dengan membaca Basmallah untuk memohon Ridho Allah SWT. Tim DDWK BDK Banjarmasin terdiri dari Drs. Muhran ( Ketua Tim ), Mukhiar,S.Pd, M.Pd ( Bid. Akademik ), Yusmadi,SE ( Bid. Administrasi ), Samadi, S.Pd.I ( Bid. Keuangan ), dan Drs. H. Mansur,M.Pd.I serta H. Rustam Nawawi,S.Ag, M.Pd.I ( Widyaiswara Muda )

          Setelah itu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan ” Indonesia Raya ” yang dipandu oleh Siti Abdah ( perwakilan peserta dari kecamatan Pugaan ) diikuti oleh seluruh peserta diklat dan hadirin yang hadir. Tujuannya adalah untuk memupuk rasa kebangsaan dan persatuan kita semua.

 

Berikutnya dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an yang dibawakan oleh Aserani ( perwakilan peserta  dari Kecamatan Haruai )

         Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Panitia Pelaksana, dalam hal ini disampaikan oleh bp. Drs.muhran sebagai Ketua Tim. Beliau menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan, bantuan dan kerjasama dari seluruh unsur pimpinan dan ASN Kankemenag Kab. Tabalong sehingga kegiatan diklat ini dapat dilaksanakan.

 

Selain itu beliau juga menyampaikan dasar hukum kegiatan antara lain KMA Nomor 298 Tahun 2017, sasaran, tujuan, peserta, narasumber, metode pembelajaran, anggaran, serta penilaian / evaluasi dan kelulusan peserta diklat kali ini.Khusus untuk Penyuluh Agama Non PNS yang ada di Kab. Tabalong, dari 98 penyuluh yang sudah mengikuti diklat teknis dihitung dengan diklat kali ini sebanyak 55 orang. Sisanya yang belum mengikuti diklat sebanyak 43 orang Insya Allah dapat didiklatkan pada tahun 2019 mendatang.

          Sambutan berikutnya sekaligus merupakan pembekalan awal bagi para peserta diklat disampaikan oleh Drs. H. Mustafa Inani, MA mewakili Kepala Kantor Kemenag Kab. Tabalong yang berhalangan hadir karena masih melaksanakan ibadah Haji. Beliau menyampaikan terima kasih kepada Tim BDK Banjarmasin yang telah memilih lingkungan Kantor Kemenag Kab. Tabalong sebagai wilayah diklat.

 

Beliau menyampaikan bahwa diklat Teknis Subtantif ini sangat penting dalam rangka memberikan dan meningkatkan  pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan para penyuluh agama agar lebih profesional dan kompeten lagi dalam melaksanakan tugas kepenyuluhan ditengah masyarakat.

         Oleh karena itu beliau berpesan kepada seluruh peserta diklat agar benar -benar serius dan bersungguh – sungguh dalam mengikuti diklat ini, agar tujuan dari pelaksanaan diklat ini dapat tercapai,

Setelah memberikan sambutan dan pembekalan awal pada peserta diklat, kemudian beliau berkenan membuka secara resmi kegiatan Diklat Teknis Subtantif Penyuluh Agama Non PNS angkatan ke – 41 di Kab. Tabalong ini. Kemudian dilakukan pengalungan Tanda ID Peserta diklat kepada 2 orang perwakilan peserta yaitu Abdul Hadi penyuluh Agama dari Kecamatan Muara Uya dan Sarini dari Kecamatan Pugaan.

  

Supaya kegiatan ini ,mendapatkan berkah dan ridho Allah, maka acara pembukaan diklat ini ditutup dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh Drs. H. Djasni peserta dari Kecamatan Banua Lawas

Kita semua berharap semoga kegiatan diklat ini berjalan dengan lancar dan apa yang menjadi tujuan penyelenggaraan diklat ini dapat terwujud… aamiin