logo-responsive

DDWK kab. HST – DIKLAT TEKNIS SUBSTANTIF PENGEMBANGAN KOMPETENSI PENYUSUNAN BAHAN AJAR

DIKLAT DIWILAYAH KERJA ( DDWK ) DI KAB. HULU SUNGAI TENGAH

DIKLAT TEKNIS SUBSTANTIF PENGEMBANGAN KOMPETENSI PENYUSUNAN BAHAN AJAR

Posted by Yusmadi, Lukman H & Syahrial Humas

 Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kemampuan ASN / PNS dalam jabatan fungsioanl guru / pengajar, pengawas dan unsur pengelola pendidikan di Lingkungan kantor Kementerian Agama kabupaten Hulu Sungai Tengah, maka terhitung mulai tanggal 28 januari s/d 03 Pebruari 2018 Tim DDWK dari Balai Diklat keagamaan Banjarmasin melaksanakan Diklat Teknis Substantif Pengembangan Kompetensi Penyusunan Bahan Ajar

Acara pembukaan didahului dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh peserta diklat

Kemudian acara kegiatan ini dibuka langsung oleh kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Tengah Bp. H. Fachruddin. Dalam sambutannya beliau mengucapkan selamat datang dan berterima kasih atas kedatangan dan kesediaan TIM BDK Banjarmasin yang sudah berkenan memilih kabupaten Hulu Sungai Tengah sebagai lokasi kegiatan Diklat di Wilayah kerja ( DDWK ).

Beliau menekankan pentingnya kegiatan diklat ini dalam rangka meningkatkan mutu dan kompetensi ASN / PNS di lingkungan Kantor Kementerian Agama kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Risdiyati mewakili Tim Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin, beliau menyampaikan terima kasih atas sambutan dari seluruh pejabat pada Kantor kemenag Kabupaten Hulu Sungai Tengah serta seluruh peserta diklat yang penuh keramahan dan bersyukur atas kesediaan kerjasama semua pihak sehingga diklat Teknis Substantif Pengembangan Kompetensi Penyusunan Bahan Ajar ini bisa terlaksana

Acara pembukaan ini dilanjutkan dengan pengalungan tanda peserta diklat yang diwakili secara simbolis oleh 2 orang peserta diklat dan dilakukan langsung Kepala Kantor Kemenag kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Ketua Tim DDWK BDK Banjarmasin Ibu Erna Zainah

Peserta Diklat Teknis Substantif Pengembangan Kompetensi Penyusunan Bahan Ajar ini diikuti oleh 36 orang peserta dan dilaksanakan di Aula Kantor kementerian Agama Hulu Sungai Tengah

Para peserta diklat sangat antusias dan serius dalam mengikuti kegiatan diklat ini, dengan bimbingan para widyaiswara dan Tim DDWK BDK Banjarmasin mereka mempraktekan cara membuat dan menyusun bahan ajar yang menjadi pedoman bagi mereka dalam melaksankan program pengajaran

Pada hari jum’at tanggal 02 Pebruari 2018 pagi ini, kegiatan DDWK di Kabupaten Hulu Sungai Tengah kali ini akan mendengarkan paparan materi Peningkatan Kualitas Diklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan yang secara khusus disampaikan oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin Bp. H.Humaidi.

Dengan didampingi oleh Ketua Tim / Panitia DDWK ibu Erna Zainah yang membuka kegiatan pagi ini, bapak Kepala BDK Banjarmasin menjelaskan bahwa sedemikian pentingnya tenaga pengajar / guru berperan dalam meningkatkan pendidikan keagamaan di sekolah, sehingga peningkatan mutu / kualitas SDM dari pengajar / guru adalah mutlak harus selalu ditingkatkan agar sesuai dengan kebutuhan dan standar mutu yang diharapkan.

Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas / mutu SDM Pengajar / guru tersebut adalah dengan mengikuti diklat – diklat DDWK seperti yang dilaksanakan kali ini. Oleh karena itu Kepala BDK Banjarmasin sangat berharap agar peserta diklat kali ini betul – betul serius dan bersemangat mengikuti diklat agar tujuan peningkatan kualitas SDM tenaga pengajar tercapai sesuai dengan yg diharapkan.

Sesi ini diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta, panitia, dan Narasumber Bp. Humaidi….Tampak senyum gembira dan penuh keakraban diantara semua yang hadir pada saat itu….Subhanallah wal Hamdulillah

Selanjutnya pada sesi berikutnya dilaksanakan praktek penyusunan bahan ajar, dimana seluruh peserta diklat dibimbing bagaimana menyusun bahan ajar sebagai pedoman pengajaran untuk pengajar / guru agar sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.

Dibawah bimbingan para widyaiswara Bp. Mahyudin Noor dan Bp. Abdul Hamid, para peserta diklat tampak sangat bersemangat dan antusias mendengarkan bimbingan dan arahan dari para widyaiswara. Karena diklat seperti ini sangat jarang bisa dilaksanakan karena pertimbangan banyak hal, maka para peserta tidak ingin menyia- nyiakan kesempatan ini untuk menimba ilmu dan meningkatkan kualitas SDM mereka.