logo-responsive

DDWK Penyusunan Bahan Ajar di Tabalong

Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin melaksanakan kegiatan Diklat Di Wilayah Kerja ( DDWK ) Peningkatan Kompetensi Penyusunan Bahan Ajar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong. Kegiatan dibuka pada hari Selasa, 21 Maret 2017 bertempat di Aula Kemenag.
Ketua Panitia Pelaksana Diklat di Tempat Kerja (DDTK) Hairul Anam dalam sambutannya dihadapan 30 peserta diklat mengatakan tujuan pelaksanaan Diklat adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta sikap para peserta diklat dalam menjalankan tugas dan fungsi administrasi.
“Dengan metode ceramah, diskusi dan penugasan pada saat diklat diharapkan mampu meningkatkan kompetensi penyusunan bahan ajar yang baik dan benar,” katanya.
Sementara dalam sambutan sekaligus pengarahan awal, Kepala Kemenag Kabupaten Tabalong, Drs. Mahrus,MM menyampaikan apresiasi terhadap BDK Banjarmasin yang telah memprogramkan DDWK untuk di laksanakan di Kemenag Kabupaten Tabalong. Beliau juga menekankan pentingnya Diklat ini sebagai sarana guru untuk dapat meningkatkan kompetensi khususnya dalam penyusunan bahan ajar.”Dengan bahan ajar yang baik, didukung dengan metode pengajaran yang sesuai tentu akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pencapaian tujuan pembelajaran, “tambah beliau.
Dalam sambutannya, Mahrus juga menyinggung tentang 5 Budaya Kerja Kementerian Agama. Beliau menegaskan agar 5 nilai Budaya Kerja Kementerian Agama tak sekedar dihafal dan diikrarkan dengan lisan. Kandungan 5 (lima) Budaya Kerja harus dibenarkan dengan hati dan diamalkan dengan perbuatan. Lebih lanjut Ka.Kankemenag Tabalong menambahkan Integritas dalam budaya kerja adalah roh akan nilai-nilai kebaikan. Keselarasan antara hati, pikiran, perbuatan akan menghasilkan nilai-nilai kebaikan dan keteladanan. “Sebagai tenaga didik, sikap dan keteladanan menjadi salah satu modal penting yang harus melekat dalam diri seorang guru,” tambahnya.
Dengan menghidupkan 5 (lima) Budaya Kerja dan korelasinya dengan peningkatan kompetensi dan disipilin PNS, akan melahirkan kinerja dan prestasi yang membanggakan. “Kami berharap prestasi dan kinerja tenaga didik yang ada di madrasah selalu memunculkan inovasi menuju perubahan yang lebih baik,” harapnya.
DDWK Peningkatan Kompetensi Penyusunan Bahan Ajar ini berlangsung selama 5 hari sejak 21 Maret – 25 Maret 2017.