logo-responsive

Diklat Pengelola BMN pada Madrasah

Barang Milik Negara (BMN) yang dikelola oleh Kementerian Agama Pusat dan Daerah mempunyai peran strategis. Oleh karena peran inilah maka pengelolaan BMN harus seprofesional mungkin dan harus tidak ada permasalahn sekecil mungkin. Asas Fungsional, Asas Kepastian Hukum, Asas Transparansi, Asas Efisiensi, Asas Akuntabilitas, dan Asas Kepastian Nilai adalah salah satu dari sekian prinsip pokok dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang telah digariskan dalam aturan.Hal ini disampaikan Kepala BDK Banjarmasin saat memberikan sambutan pada pembukaan Diklat Pengelola BMN pada Madrasah, Selasa ( 10/10).Beliau juga menegaskan bahwa pengelolaan BMN termasuk juga di dalamnya adalah “pengamanan” aset yang telah dibeli dengan uang rakyat tersebut. “Dalam rangka menjamin pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan yang tersebar ke masing-masing satuan kerja, Kuasa Pengguna Barang maupun Pengelola Barang memiliki wewenang dan tanggung jawab dalam hal keamanan BMN yang berada dibawah kekuasaannya” lanjut beliau. Beliau menambahkan diklat ini dalam rangka peningkatan pengelolaan BMN, karena kita bekerja telah memiliki panduan dan acuan, salah satu peningkatkan kualitas dan pelayanan yang bersih dan beribawa sebagai Pegawai Negeri Sipil , tata kelola secara keseluruhan tugas pokok Kementerian Agama dalam melaksanakan tugas ini, dan pelaksanaan laporan BMN diharapkan lebih baik, serta selalu siap siaga dengan setiap perubahan-perubahan baik perubahan sistem, aturan maupun perubahan aplikasi, tambahnya.Dalam akhir sambutannya Kepala Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin Drs. H. Humaidi,S.Sos, M.AP berpesan kepada para pengelola BMN karna mempunyai tugas yang sangat penting maka harus bertanggung jawab dan teliti dalam melakukan setiap detail transaksi bmn seperti pencatatan barang , penggunaan barang, lokasi barang, pemeliharaan , penyimpanan barang , dan laporan menggunakan aplikasi SIMAN.

Dalam laporan panitia yang dibacakan oleh Mukhiar,M.Pd, selaku ketua panitia, diinformasikan bahwa peserta berjumlah 30 orang. Peserta adalah operator SiMAN/SIMAK BMN maupun pegawai yang memiliki tugas sebagai pengelola BMN di Madrasah, baik itu Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah maupun Madrasah Aliyah. Narasumber diklat berasal dari KPPN dan KPKNL.

Diklat Pengelola BMN pada Madrasah berlangsung selama 6 hari dari 10 – 15 Oktober 2017.