logo-responsive

DIKLAT TEKNIS SUBTANTIF PEMBELAJARAN TEMATIK DI LINGKUNGAN KANKEMENAG KAB. KOTAWARINGIN BARAT

Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kompetensi guru / tenaga pengajar dalam melaksanakan tugasnya, maka terhitung mulai tanggal 04 s.d 09 Juni 2018 Tim Diklat Di Wilayah Kerja ( DDWK ) BDK Banjarmasin melaksanakan Diklat Teknis Subtantif Pembelajaran Tematik bagi guru / tenaga pengajar dilingkungan kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Barat. Tim dari BDK Banjarmasin terdiri dari Ibu Erna Zainah ( Ketua Tim ), Syaifullah ( Akademis ), Marwani ( Admin ), Niken Sayuti W ( Sarana & keuangan ), serta Hj. Khairunnisa dan Maria Ulfa sebagai Widyaiswara

Dalam sambutannya ketua Tim DDWK dari BDK Banjarmasin Ibu Erna Zainah mengucapkan terima kasih atas sambutan dan dukungan yang diberikan oleh seluruh Pejabat dan staf kankemenag kab. Kotawaringin Barat atas pelaksanaan kegiatan Diklat Teknis Subtantif Pembelajaran Tematik ini. Dan beliau berharap kegiatan diklat ini akan mampu untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi para tenaga pengajar / guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pengajar dan pendidik untuk mencerdaskan siswa / murid yang diampuhnya.

Kepala kantor kementerian Agama kab. Kotawaringin Barat Drs. H. Masrani, M.Pd.I dalam sambutan pembukaan kegiatan diklat ini menekankan akan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan oleh seluruh ASN / PNS khususnya di lingkungan Kantor Kemenag kab. Kotawaringin Barat ini. Diklat teknis Subtantif pembelajaran Tematik yang dilaksanakan kali ini bagi tenaga pengajar / guru adalah merupakan bentuk konkrit dari Kementerian Agama Khususnya Kankemenag kabupaten / Kota dan Balai Diklat Banjarmasin dalam rangka meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga pengajar / Guru agar lebih baik dan bermutu lagi dalam memberikan pelayanan khususnya dibidang pendidikan.

Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran terpadu yang memakai tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran, sehingga peserta didik mendapatkan pembelajaran dan pengalaman yang lebih bermakna. Model yang digunakan adalah dengan menggabungkan beberapa Kompetensi dasar, Indikator, dan isi mata Pelajaran  yang digabungkan, sehingga terjadi perpaduan dan penghematan waktu dan ruang serta memudahkan hubungan Рhubungan antara mata pelajaran yang satu dengan yang lainnya.