logo-responsive

Pelaksanaan Diklat Teknis Subtantif Model – Model Pembelajaran di Wilayah Kerja Kantor Kemenag Kab. Berau ( KAL-TIM )

 Guru / pengajar adalah merupakan unsur utama dalam pendidikan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa untuk mencetak generasi muda penerus bangsa yang berkualitas karena guru / pengajar merupakan pelaku pelaksana atau motor pelaksana kegiatan pembelajaran di sekolah. Mengingat demikian vitalnya peran guru / pengajar maka pemerintah dalam hal ini Balai Diklat Keagamaan ( BDK ) Banjarmasin menaruh perhatian yang sangat tinggi menyangkut masalah peningkatan kemampuan / kompetensi Guru / Pengajar khususnya dibawah naungan Kementerian Agama RI.

Sehubungan hal tersebut diatas, Tim Diklat Di Wilayah Kerja ( DDWK ) dari BDK Banjarmasin yang terdiri dari Drs.Muhran ( Ketua Tim ), M. Syarkani ( Bid. Akademik ), Misbah Ariani ( Bid. Admin ), Nuryanto ( Bid. Keuangan ), dan Hj. Khairunnisa serta Maria Ulfah ( Widyaiswara ) melaksanakan Diklat Teknis Subtantif Model – model Pembelajaran Di wilayah Kantor Kementerian Agama Kab. Berau ( Kal – Tim ). Diklat ini dilaksanakan mulai tanggal 29 Juni s.d 04 Juli 2018 bertempat di Aula Kantor Kemenag Kab. Berau.

 

Drs.Muhran selaku Ketua Tim dari BDK Banjarmasin dalam sambutannya pada acara pembukaan diklat ini menyampaikan bahwa diklat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan, bimbingan, dan pengetahuan kepada para peserta diklat mengenai model – model pembelajaran yang sebaiknya dan tepat untuk diterapkan oleh guru / pengajar dalam pembelajaran kepada siswa didepan kelas. Dalam hal ini guru / pengajar diberikan gambaran mengenai model – model pembelajaran yang mungkin bisa diterapkan disesuaikan dengan karakteristik dan kondisi masing – masing kelas / sekolah. Dimana tujuan dari pembelajaran untuk bisa terlaksana dengan baik serta anak didik yang mampu menerima / menyerap mata pelajaran dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.

 

Kepala Kantor Kemenag Kab. Berau yang diwakili oleh Kepala Seksi BIMAS ISLAM Drs. H.Misbahul Ulum,MM dalam sambutan acara pembukaan diklat ini menekankan kepada para peserta diklat yang merupakan guru / pengajar agar benar – benar serius dan bersungguh – sungguh dalam mengikuti diklat ini. Karena diklat ini sangat penting dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kompetensi para guru dalam kesuksesan mengemban tugas sebagai tenaga pengajar serta lancarnya proses belajar mengajar di kelas. Peserta yang mengikuti diklat kali ini sebanyak 36 orang peserta yang merupakan guru / pengajar dari SD, MI, MTs, SMA, dan SMK. Beliau juga berkenan mengalungkan tanda peserta /ID peserta Diklat kepada  2 orang perwakilan peserta serta membuka secara resmi dimulai nya diklat ini.

Berikut beberapa proses dimulainya pelaksanaan kegiatan diklat, mulai dari absensi peserta diklat dengan menggunakan sistem Barcode serta situasi proses pembelajaran di kelas dimana nampak para peserta demikian serius dan tertib dalam mengikuti pembelajaran yang disampaikan oleh para wdiyaiswara

 

Berikut ini beberapa pose 2 srikandi yang menjadi widyaiswara pada kegiatan diklat ini yaitu Maria Ulfah dan Hj. Khairunnisa yang sedang menyampaikan materi dihadapan peserta diklat………..MANTAAAP.