logo-responsive

Rapat Evaluasi Pelaksanaan Diklat Teknis Subtantif Guru Fiqih MTs

( Peserta rapat ki-ka. H. Abdul Hamid ( Narasumber ), Bp. Salahuddin ( Seksi Penmad Kaneil Kemenag Kalsel ) marwani ( TU ), Noor Aliah Hasanah ( Panpel )

        Apabila sebuah kegiatan selesai dilaksanakan bukan berarti selesai begitu saja tanpa adanya evaluasi sebagai suatu ketentuan untuk mereview apakah kegiatan tersebut sudah dilaksanakan dengan sebaik – baiknya sesuai dengan ketentuan. Demikian pula pelaksanaan Diklat Teknis Subtantif  Guru Fiqih MTs se Kalimantan Selatan, Tengah, Timur, dan Utara yang telah selesai dilaksanakan pada tanggal 30 Juli s.d 04 Agustus lalu juga dilakukan evaluasi pelaksanaannya. Tujuan dari evaluasi tersebut adalah untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan diklat tersebut telah memenuhi standar pelaksanaan yang dipersyaratkan. Selain itu unsur- unsur pelaksanaan mulai dari panitia pelaksanan pada masing – masing bidang seperti akademik dan admin / keuangan, metode pengajaran, narasumber pengajar, Seksi diklat dan TU, tanggapan peserta diklat, manajemen, dan akomodasi / perlengkapan, sarana, lain – lain semua diungkap dan diuraikan dengan jelas.Hal ini selain untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan telah sesuai dengan yang disyaratkan, juga untuk menggali hal – hal yang dianggap perlu untuk diperbaiki atau disempurnakan lagi dalam pelaksanaan diklat dimasa yang akan datang.

( ki-ka. Siti Ramdaniah ( Seksi Diklat TTPK ), SYaifullah ( Bid. Akademik ), H. Zakariya ( Widyaiswara / narsum ) )

      Pada Rapat Evaluasi Diklat Teknis Subtantif  Guru Fiqih MTs se Kalimantan Selatan, Tengah, Timur, dan Utara yang dilaksanakan pada tanggal 08 Agustus 2018 diikuti oleh 12 orang peserta yang merupakan seluruh pihak yang terkait dengan pelaksanaan diklat tersebut seperti dari panitia pelaksana, seksi Diklat Teknis, Tata Usaha, Narasumber, manajemen BDK Banjarmasin, dan dari Seksi Penmad Kanwil Kementerian Agama Propinsi Kalimantan Selatan turut hadir dalam rapat tersebut.

      Salah satu hal penting yang disampaikan dalam rapat tersebut adalah adanya inovasi dari Bidang Akademik yang mampu mengkondisikan kegiatan Tamat Al Qur’an 30 juz oleh para peserta diklat selama 6 hari masa diklat. Kegiatan tersebut selain untuk meningkatkan ketaqwaan kepda Allah SWT juga untuk lebih mencintai al Qur’an sebagai kitab suci umat Islam ( seluruh peserta diklat beragama Islam )

( ki-ka. Niken Sayuti W ( TU /Kepegawaian ), Dra. Erna Zainah ( Kasubbag Tu /Manajemen ) )

      Kegiaan tamat Al Qur’an tersebut mendapatkan apresiasi dari semua pihak termasuk dari pihak manajemen BDK Banjarmasin,Narasumber, dan pihak Kanwil Kemenag Prop. Kalimantan Selatan,dan inovasi ini akan menjadi role model untuk mamacu panitia pelaksana untuk lebih berinovasi produktif lagi untuk kegiatan diklat lainnya.

       Hal – hal lain yang juga turut dibahas dalam rapat evaluasi tersebut antara lain masalah administrasi / kelengkapan persyaratan peserta, administrasi keuangan, akomodasi, metode pengajaran yang saling melengkapi dan bekerja sama anatar narasumber, keluhan dan saran peserta, absensi dan kriteria kelulusan peserta dan lain – lain.

( Bp. samadi ( Notulen Rapat ))

       Dengan diadakannya rapat evaluasi seperti ini diharapkan hal – hal yang terjadi selama pelaksanaan diklat dapat tergambar dan terpantau dengan jelas. Sehingga hal – hal apa saja yang kurang sempurna atau kurang maksimal dalam pelaksanaan diklat dapat terpetakan dan terdeteksi untuk segera diperoleh solusi /perbaikannya. Dan hal – hal yang yang sifatnya inovatif dan sudah sesuai standar akan lebih ditingkatkan dan dikembangkan untuk masa yang akan datang.